PELUANG KARIR MANAJEMEN KEUANGAN

Posted: October 18, 2010 in Assignments

Karir bidang keuangan dikelompokkan kedalam bidang utama :
 Manajemen Lemabaga Keuangan mencakup bank, asuransi, lembaga penyimpanan dan pinjaman, dan lembaga kredit. Untuk itu perlu memahami pengetahuan mengenai pasar uang dan modal dengan segala aspeknya.
 Investasi mencakup pekerjaan marketing sekuritas, analis sekuritas individu, dan analis portofolio
 Keuangan Manajerial mencakup pengelolaan keuangan di berbagai jenis perusahaan baik perdagangan, jasa maupun manufaktur, baik kecil, menengah maupun besar, baik swasta maupun pemerintah.
Selain itu peluang karir Manajemen Keuangan antara lain yaitu Manajer Keuangan, Management Trainee Sales, Kepala Produksi & Bahan Baku, Assistant Marketing Manager, Staff Administrasi, dan lain-lain. Tetapi yang akan saya bahas di sini hanya tentang Manager Keuangan.
Kegiatan utama manajer keuangan:
 Forecasting and Planning
 Investment and Financing Decision
 Coordination and Control
 Interaction with Capital Markets
Tujuan Manajer Keuangan
• Merencanakan untuk memperoleh & menggunakan dana untuk memaximalkan nilai obligasi

Fungsi Utama Manajer Keuangan
• Merencanakan memperoleh & menggunakan dana untuk menghasilkan kontribusi yang maximum terhadap operasi yang efisien dari suatu organisasi

Keputusan keuangan yang menjadi tanggung jawab manajer keuangan yaitu :
1. Mengambil keputusan investasi (investment decision)’. Menyangkut masalah pemilihan investasi yang diinginkan dari sekolompok kesempatan yang ada, memilih satu atau lebih alternatif investasi yang dinilai paling menguntungkan.
2. Mengambil keputusan pembelanjaan (financing decision). Menyangkut masalah pemilihan berbagai bentuk sumber dana yang tersedia untuk melakukan investasi, memilih satu atau lebih alternatif pembelanjaan yang menimbulkan biaya paling murah.
3. Mengambil keputusan dividen (dividend decision). Menyangkut masalah penentuan besarnya persentase dari laba yang akan dibayarkan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham, stabilitas pembayaran dividen, pembagian saham dividen dan pembelian kembali saham-saham.
Keputusan-keputusan tersebut harus diambil dalam kerangka tujuan yang seharusnya dipergunakan oleh perusahaan yaitu memaksimumkan nilai perusahaan.

Kinerja seorang manajer keuangan tampak pada tiga keputusan yang dibuatnya. Manajer keuangan berkewajiban membuat keputusan pemenuhan kebutuhan modal. Ini berarti kuantitas dan kulaitas modal dari sumber modal tidak diterima bebas masuk serta lantas tersurat dalam pasiva. Akan tetapi efektifitas dan efisiensinya menjadi focus perhatian. Perhatian pun dialihkan kepada keputusan yang tepat dan hemat berkenaan dengan alokasi pasiva untuk aktiva. Hasil dari aktifitas pengalokasian tersebut, senantiasa memberikan profit atau laba. Kemudian sebagian laba kembali berjalan masuk pasiva dimana sebagian lagi mengisi saku para pemberi modal. Dengan demikian seorang manajer keuangan membuat keputusan tentang keberadaan pasiva, keputusan alokasi pasiva pada aktiva, dan keputusan pengelolaan laba atau dividen. Tiga keputusan telah dikemukakan dalam keberadaannya adalah mesti berprinsip efektif dan efisien. Dengan sedikit melirik kenyataan selidik demi selidik berbeda penempatan antara manajer keuangan perusahaan kredit dengan manajer keuangan perusahaan non kredit. Manajer keuangan perusahaan kredit membuat keputusan yang mengalir dari keberadaan pasiva ke alokasi pasiva lantas pengelolaan laba. Sedangkan keputusan alokasi pasiva mendahului keberadaan pasiva untuk manajer keuangan perusahaan non kredit.

Konsep Manajer Keuangan di UKM
1. Manajemen biaya dan Manajemen Rantai Nilai
Konsep Dasar Manajer Keuangan disetiap UKM ( Unit Satuan Kerja) berperan dalam pengembangan strategi keseluruhan UKM dengan mempertimbangkan penggunaan sumber daya alternatif, dengan mengukur efek yang diharapkan dari tiap alternatif sehingga menjadi “pemimpin perubahan,”.
2. Sistem penetapan biaya Produk : Isu Konsep dan Disain
Konsep Dasar Manajer Keuangan disetiap UKM mengerti masukan penting pada suatu proses produksi, menjejaki alur biaya-biaya melalui proses, mencari kemungkinan metoda alternatif untuk mengkalkulasi biaya produk, menciptakan perangsang yang berbeda, serta mengukur biaya-biaya untuk pengambilan keputusan internal.
3. Akumulasi Harga untuk Job-Shop dan Operasi Batch Produksi
Konsep Dasar Manajer Keuangan disetiap UKM mempertimbangkan faktor yang perlu dalam perancangan suatu sistem biaya, merancang, membuat dan mengembangkan feature yang perlu dipunyai oleh suatu job-cost sistem, serta menggunakan informasi job-cost untuk mendukung aktivitas pengambilan keputusan dan perencanaan.
4. Sistem Activity-Based Costing
Konsep Dasar Manajer Keuangan disetiap UKM memanfaatkan informasi berdasar aktivitas untuk pembuatan keputusan bisnis, memiliki pengetahuan dan data yang diperlukan untuk mendukung pengembangan dari informasi berdasar aktivitas, menimbang dan memutuskan apakah informasi berdasar aktivitas selalu lebih baik daripada informasi biaya rata-rata.

SUMBER

http://id.shvoong.com/business-management/management/1742828-tiga-keputusan-penting-seorang-manajer/
http://www.bangzabar.com/2009/07/fungsi-dan-tanggung-jawab-manajer.html
http://getuk.wordpress.com/category/keuangan/konsep-manajer-keuangan/
http://www.infobursakerja.com/sc/rs/si/1238162/k/Peluang-Karir-Manajemen-Keuangan/p/Peluang-Karir-Manajemen-Keuangan.html
http://www.google.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s